Wednesday, 20 September 2017

The Gray Life Bagian 2

    Sekarang adalah jam istirahat.aku dan kojiro berjalan menuju kantin sekolah"Huh."Kojiro memalingkan wajahnya seolah-olah dia sedang kesal padaku.tapi, dia memang sedang kesal
kepadaku karna kejadian dikelas tadi."Kau masih marah"kataku.sekali lagi dia malah memalingkan wajahnya dariku."maaf, maaf. Soal kejadian tadi aku tak menyangka kalau reaksimu seperti itu.habisnya, masa kau percaya ada cyborg dijaman ini.dan lagi pula cyborg itu hanya ada difilm-film saja.untuk permintaan maafku, aku akan mentraktirmu "kataku."Benarkah"kata kojiro dengan nada senang.Mungkin dengan begini dia bisa memaafkanku.Tapi, apa uangku cukup untuk mentraktirnya.Aku merogoh kantong celanaku dan kukeluarkan selembar uang kertas berjumlah 10 ribu rupiah.ah, aku lupa.uangku tersisa 10 ribu lagi.tadi pagi, aku membayar sebuah buku dan sebuah pensil.bagaimana mengatakanya ya.uangku hanya tersisa satu-satunya.sedangkan waktu untuk pulang masih sangat lama.bagaimana aku bisa bertahan jika aku menghabiskan uangku yang terakhir ini.kulihat Kojiro sangat senang setelah aku berkata akan mentraktirnya.Apa aku harus berkata yang sejujurnya.Saat aku membeberkan uang itu kojiro melihatnya."Hah, apaan nih?10 ribu.hmm...."kata kojiro sambil tersenyum mengejek."sudahlah, kau tak usah memaksakan dirimu.kalau kau tak punya uang lebih baik kau tak usah mentraktirku.simpan saja uangmu itu.untuk masalah tadi, sudah aku maafkan.aku ini kan orangnya pemaaf.tapi..."kata kojiro sambil berhenti ditengah-tengah dan mengangkat jari telunjuknya.ah, syukurlah dia sudah mengerti keadaanku.tapi, kalau dipikir lagi sepertinya dia ada maunya."tapi..."kataku."tapi, suatu saat jika kau punya uang kau harus mentraktirku.oke"kata kojiro.sudah kuduga kalau dia ada maunya.dari tadi seharusnya aku tidak usah berbicara akan mentraktirnya.
   "Ah, kojiro, togashi".suara seorang perempuan memanggil nama kami dari belakang.tunggu dulu.suara ini...seperti suara.Aku dan kojiro menoleh kebelakang.Dan disana seorang perempuan berdiri dibelakang kami."to-ga-shi~~".Dia.Si perempuan..."ah, si perempuan sadis.mau ap-"saat kojiro mengatakan itu, ekspresi perempuan itu berubah 180 derajat.dari perempuan yang ceria berubah menjadi perempuan dengan hawa yang begitu gelap.perempuan itu berlari kearah kojiro dan."agh..."sebuah pukulan diperut menghantam kojiro."coba kau katakan sekali lagi"kata Nanase."perempuan sa-" sekali lagi sebuah pukulan menghantam perut kojiro."dis"kata kojiro sambil terjatuh.waaa...seram.dia seperti monster yang tak punya rasa kasihan terhadap lawanya.ah sial, kojiro kenapa kau malah tak sadarkan diri."kau kenapa, togashi"kata nanase.kau kenapa? Katamu.tentu saja aku takut.memangnya ada kegembiraan diwajahku setelah kau melakukan itu kepada kojiro."anu...kenapa...kau menghajar temanku"kataku."ah itu, aku hanya sedikit bercanda denganya.kau tahu, agar bisa saling akrab"kata Nanase. Sedikit bercanda ndasmu, kau memang menyeramkan."oh ya Togashi, kau mau kemana?" kata Nanase."Aku mau pergi kekantin, tapi sepertinya tidak jadi.aku akan pergi ke uks saja"kataku."Uks? Apa kau sedang sakit?"kata Nanase sambil memiringkan kepalanya."Sakit? tidak.aku hanya terserang gangguan mental saja"kataku."Ah kau ini.selalu bercanda saja.kalau kau gangguan mental itu berarti kau gila"kata Nanase sambil menepak pundakku.Aku tidak bercanda.Aku memang sedang terkena gangguan mental.Dan mungkin sebentar lagi aku akan menjadi gila bila berada didekat perempuan menyeramkan sepertimu.Tunggu dulu, siapa perempuan yang ada di belakang Nanase."Siapa dia?"kataku sambil menunjuk kearah perempuan itu.Seorang perempuan dengan bola matanya yang berwarna coklat dan rambutnya yang hitam sebahu.Wajahnya menandakan kalau dia adalah perempuan yang riang seperti Nanase.Tapi tidak untuk keseramanya."Oh ini.dia adalah temanku namanya Kanashima"kata Nanase sambil memperkenalkan nama temannya."Perkenalkan namaku Kanashima Ryou.aku adalah teman Nanase.salam kenal" kata Kanashima."Namaku Togashi, yang pingsan ini namanya Kojiro.salam kenal"kataku.Kanashima...Ryou.
     Aku tidak tahu bagaimana dia bisa berteman dengan Nanase yang menyeramkan ini.Apa mungkin dia dipaksa untuk berteman dengannya.Tidak,tidak mungkin.kalau dia dipaksa mungkin dia akan menunjukan ekspresi ketakutan.Atau mungkin dia memang sudah gila? Ah sial, lagi-lagi pikiranku kemana-mana.Sambil berbincang-bincang, kojiro terbangun dari pingsanya.Dia berdiri dengan sempoyongan."Kau sudah sadar?"kataku."Tidak, aku belum sadar.ah...siapa dia?"kata Kojiro sambil sempoyongan."Siapa lagi, dia Nanase"kataku."Bukan,bukan.maksudku yang berada di sampingnya"kata Kojiro."Yang berada di sampingnya? Tidak ada siapa-siapa disampingnya"kataku."Tidak mungkin.jelas-jelas aku melihat seorang perempuan.apa hanya khayalanku saja?"kata
Kojiro kebingungan sambil mengucek kedua matanya.kalau aku kerjai dia sekali lagi, apa dia akan marah lagi ya?.Ah biarlah kukerjai saja lagi."Mungkin kau punya indra keenam"kataku."indra keenam? Maksudmu aku bisa melihat hal-hal gaib?"kata Kojiro.
      "Coba kau tutup matamu, mungkin dia akan menghilang"kataku.Kemudian Kojiro menutup matanya rapat-rapat.Setelah itu diam-diam kuminta Kanashima untuk berpindah kesampingku.Dan saat kojiro membuka matanya "Uwah, dia menghilang.kemana perempuan itu ya? Hmmm...."kata kojiro sambil mencari sekeliling."Waaa... T-Togashi.di-disampingmu"kata kojiro sambil terkejut."Disampingku? Ada apa disampingku.tidak ada apa-apa."kataku."Perempuan itu berada didampingmu.Waa....dia berjalan kearahku."kata kojiro sambil menutupi wajahnya."Sudah cukup.Perkenalkan dia adalah temanku.namanya Kanashima Ryou"kata Nanase."A-apa ? Jadi dia bukan hantu"kata kojiro.Ah dasar lebay."Perkenalkan, namaku Kanashima Ryou"kata Kanashima memperkenalkan diri pada kojiro."Ah i-iya, maaf ya sudah menganggap kau hantu.Namaku Kojiro"kata kojiro."iya, tak apa".Apa ini? Sikap manis yang sangat menjengkelkan.Ya begitulah, Kojiro."Hey, Togashi.apa benar dia temannya Nanase?"bisik kojiro pelan padaku."Ya begitulah"jawabku singkat."Dia itu manis ya? Dia itu tipeku sekali.tidak seperti yang ada disampingnya"bisik kojiro padaku.Apa? Tipemu? Hei yang benar saja.Bagaimana kau bisa tahu kalau dia itu tipemu, kau baru saja berkenalan dengannya beberapa menit yang lalu.Dasar...
     Karena melihat kami sedang berbisik satu sama lain, Nanase memiringkan kepalanya dengan raut wajahnya yang bingung."Hei apa yang sedang kalian bisikan?"kata Nanase."T-tidak.kata kojiro dia ingin kebelakang.ya...kalian tahulah.POOP"kataku sambil menggerakan jari tengah dan telunjuk bersamaan."Y-ya.aku ingin kebelakang.aku hanya meminta Togashi untuk menemaniku.jadi kita harus pergi"kata kojiro."Baiklah, sampai bertemu lagi ya"kata Nanase.

No comments:

Post a Comment

Lari, Melos!

Melos sangat marah. Dia memutuskan untuk melakukan apa pun untuk membersihkan negeri ini dari kejahatan dan kekejaman raja tirani.Melos tida...