Dia akan membunuhnya.
Tubuhnya bergetar dengan kegilaan saat dia membuat keputusan.
Ya. Bunuh dia. Lakukanlah.
Sehingga waktu tidak akan pernah mengalir kembali ke jalur aslinya. Jadi dia akan selamanya terikat di dunianya.
Rangkullah mayatnya, minum darahnya, makan dagingnya, taruh kepalamu di tulangnya, dan beristirahatlah di peti mati yang sama dengannya. Mata, hidung, bibir, kulit, daging, darah, tulang-tulangnya — semuanya.
Saat masing-masing jarinya sampai ketenggorokannya — seputih salju dan sedingin es -- dia berbisik dengan serak.
"Selamat tinggal, Kayano, pengkhianatku."
Ini adalah blog tentang segala hal, baik itu anime, motivasi dan sastra.Mohon dimaklum jika penulisan dalam blog ini masih jauh dalam kata sempurna.Jika ada salah kata mohon dimaafkan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Lari, Melos!
Melos sangat marah. Dia memutuskan untuk melakukan apa pun untuk membersihkan negeri ini dari kejahatan dan kekejaman raja tirani.Melos tida...
-
"Enaknya..."kata Miu sambil melahap makanan yang kusuapi.Aku mengambil makanan dengan sendok dan menyodorkannya pada Miu....
-
Aku berkata pada perempuan itu, bahwa kita bisa mulai jalan bersama.Perempuan itu, memperlihatkan senyumnya yang tak berdosa, dia hampi...
No comments:
Post a Comment