Friday, 29 December 2017

Novel Aku Dan Gadis Satra : Other Story Bagian 5 Prolog

     Aku berkata pada perempuan itu, bahwa kita bisa mulai jalan bersama.Perempuan itu, memperlihatkan senyumnya yang tak berdosa, dia hampir sama seperti anak anjing.Dia sudah sepenuhnya percaya padaku.Dia juga telah mempercayakan
semuanya padaku.Dia itu naif, alami, penyabar, positif, dan juga kambing putih.Itu semua adalah wujud pemberian tuhan kepadanya.Perempuan seperti dia, membuatku dipenuhi oleh rasa kecemburuan dan perasaan jijik disaat yang bersamaan.Aku tak bisa menghentikan kerinduanku akan kealamiannya.Barangkali, mungkin, hanya mungkin, anak kecil ini dapat mengubah diriku.Seseorang pernah mengatakan, bahwa cinta dapat mengubah seseorang.Mungkin, perempuan ini dapat menyelamatkanku dari kehancuran.Mungkin mulai sekarang aku tidak akan menjadi orang tanpa cinta, tak acuh, dan aku akan menjadi manusian seutuhnya.Ahh, Tolong, aku sangat berharap kepadamu.Tolong biarkan cahayamu membersihkan diriku.Tapi, jika dia mengetahui bahwa aku pernah membunuh seseorang sebelumnya, akankah dia masih mencintaiku ? Akankah dia masih menganggapku orang yang empati dan lemah lembut ?.
     Aku adalah Monster.Dihari itu, aku menyaksikan sebuah tubuh hancur, dan dari itu bau amis dari darah tersebar dijalan beraspal yang sangat gelap.Aku, dengan hatiku yang berlubang, berada ditempat kejadian.Aku.Telah membunuh seseorang.

No comments:

Post a Comment

Lari, Melos!

Melos sangat marah. Dia memutuskan untuk melakukan apa pun untuk membersihkan negeri ini dari kejahatan dan kekejaman raja tirani.Melos tida...