Saturday, 3 March 2018

Novel Aku Dan Gadis Sastra : Other Story Bagian 9 Prolog

 Sedikit demi sedikit, aku perlahan-lahan menyuntikkan racun ke S ---S menjadi semakin gila. Semua ini
lambat laun terjadi di bawah mataku yang sayu.
Aku tahu sikap S tidak begitu tenang seperti
dulu.
S akan terus melihat-lihat; Suara S akan bergetar.
Saat S sendirian, akan ada desahan tanpa henti. Terkadang S bahkan akan meraih rambutnya,
dan kemudian S , seolah ketakutan akan sesuatu, berbalik dan melihat ke belakang.
Waktunya sudah dekat.
Semuanya sudah siap.
Yang tersisa adalah membuka pintu dengan kuncinya.
Aku menulis surat kepada S.
'Aku akan menunggumu di atap.
Mari kita berbicara jujur ​​satu sama lain!'

No comments:

Post a Comment

Lari, Melos!

Melos sangat marah. Dia memutuskan untuk melakukan apa pun untuk membersihkan negeri ini dari kejahatan dan kekejaman raja tirani.Melos tida...