Sedikit demi sedikit, aku perlahan-lahan menyuntikkan racun ke S ---S menjadi semakin gila. Semua ini
lambat laun terjadi di bawah mataku yang sayu.
Aku tahu sikap S tidak begitu tenang seperti
dulu.
S akan terus melihat-lihat; Suara S akan bergetar.
Saat S sendirian, akan ada desahan tanpa henti. Terkadang S bahkan akan meraih rambutnya,
dan kemudian S , seolah ketakutan akan sesuatu, berbalik dan melihat ke belakang.
Waktunya sudah dekat.
Semuanya sudah siap.
Yang tersisa adalah membuka pintu dengan kuncinya.
Aku menulis surat kepada S.
'Aku akan menunggumu di atap.
Mari kita berbicara jujur satu sama lain!'
Ini adalah blog tentang segala hal, baik itu anime, motivasi dan sastra.Mohon dimaklum jika penulisan dalam blog ini masih jauh dalam kata sempurna.Jika ada salah kata mohon dimaafkan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Lari, Melos!
Melos sangat marah. Dia memutuskan untuk melakukan apa pun untuk membersihkan negeri ini dari kejahatan dan kekejaman raja tirani.Melos tida...
-
"Enaknya..."kata Miu sambil melahap makanan yang kusuapi.Aku mengambil makanan dengan sendok dan menyodorkannya pada Miu....
-
Aku berkata pada perempuan itu, bahwa kita bisa mulai jalan bersama.Perempuan itu, memperlihatkan senyumnya yang tak berdosa, dia hampi...
No comments:
Post a Comment